Kebaktian Siswa SMP & SMA Krista Mitra (26 Agustus 2020)

IRI HATI MERUSAK RELASI

(Amsal 24: 19-20)  

 

Masa pandemi tidak membuat kami lemah di dalam melatih disiplin rohani untuk beribadah. Hari Rabu pagi adalah hari “ibadah online”  bagi kami para guru, staf dan juga siswa-siswi SMP-SMA Krista Mitra.  Sekitar 30 menit, pukul 07.30 – 08.00, para siswa online bersama dengan wali kelas masing-masing untuk mendengarkan dan debrief kotbah yang disampaikan oleh para hamba Tuhan. Sementara kami para guru dan staff juga menyimak melalui link yang sudah dibagikan sebelumnya.

Rabu, 26 Agustus 2020, melalui renungan yang disampaikan Pdt. William Suryajaya Rivai kami merenungkan tema “Iri Hati Merusak Relasi”. Ayat yang menjadi dasar diambil dari Amsal 24: 19-20 yang berbunyi,  “Jangan menjadi marah karena orang yang berbuat jahat, jangan iri kepada orang fasik.  Karena tidak ada masa depan bagi penjahat, pelita orang fasik akan padam.” Dalam kotbahnya, hamba Tuhan GKI Beringin yang juga guru agama di SMP Krista Mitra ini menyampaikan beberapa poin:

  • Ketika seseorang dikuasai iri hati maka akan merusak relasinya dengan Tuhan, sesama dan juga merusak diri sendiri.
  • Sebagai anak-anak Tuhan yang sudah diselamatkan, kita perlu belajar untuk tidak dikuasai oleh iri hati. Yang bisa kita lakukan adalah dengan tidak membandingkan dengan orang lain, belajar menghargai berkat Tuhan  dan belajar mengulurkan tangan kepada sesama.

Versi lengkap, bisa kunjungi youtube Official Krista Mitra.

Atau klik langsung

Tuhan memberkati (LGb.)