Praktik biologi kelas XII MIPA

Walaupun berkegiatan dirumah Percobaan pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan berbiji dilaksanakan dengan terencana dan bertahap. Siswa diharapkan belajar melakukan semua kegiatan sesuai rencana dan membuat laporan hasil kegiatan untuk membahas semua kejadian dalam proses praktikum.

Percobaan Perkecambahan Benih Kacang Hijau dengan Beberapa Perlakuan Berbeda

Landasan teori :

  • Pertumbuhan dan perkembangan merupakan dua aktifitas kehidupan yang prosesnya berjalan bersamaan dan tidak dapat dipisahkan. Pertumbuhan adalah suatu proses pertambahan ukuran atau volume serta jumlah sel secara irreversible(tidak dapat kembali ke bentuk semula). Perkembangan adalah peristiwa perubahan biologis menuju kedewasaan tidak dapat dinyatakan dengan ukuran tetapi dengan perubahan bentuk tubuh (metamorfosis) dan tingkat kedewasaan.

Pertumbuhan dan perkembangan tanaman dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman dapat dibedakan menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Kedua faktor ini memiliki peran masing-masing dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Faktor internal dipengaruhi oleh gen dan hormon, sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh cahaya matahari, nutrisi, air dan kelembaban, suhu dan tanah.

Cahaya merupakan salah satu faktor yang sangat mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Tanaman yang terkena cahaya umumnya memiliki daun yang berwarna hijau, sedangkan tanaman yang kekurangan cahaya berwarna pucat. Tanaman yang terkena cahaya memiliki perkembangan yang kokoh, sementara pada tanaman yang tidak terkena atau kurang cahaya akan menunjukkan pemanjangan pada tanaman.

Tanaman yang terkena sinar matahari langsung akan menghasilkan klorofil yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan tanaman yang kekurangan cahaya. Cahaya memegang peranan yang sangat penting dalam perkecambahan biji dari beberapa tanaman. Peranan cahaya dalam merangsang atau menghambat perkecambahan biji dari beberapa tanaman.

Perkecambahan merupakan proses metabolisme biji hingga menghasilkan pertumbuhan dari komponen kecambah (plumula dan radikula).Perkecambahan diawali dengan penyerapan air dari lingkungan sekitar biji, baik tanah/kapas, udara, maupun media lainnya. Efek yang terjadi membesarnya ukuran biji karena sel-sel embrio membesar dan biji yang menjadi lunak.

Pengaruh cahaya juga berbeda pada setiap jenis tanaman. Jenis tanaman C4, C3, dan CAM memiliki reaksi fisiologi yang berbeda terhadap pengaruh intensitas, kualitas, dan lama penyinaran oleh cahaya matahari. Cahaya yang dibutuhkan tumbuhan tidak selalu sama pada setiap tanaman. Ada jenis tumbuhan yang memerlukan cahaya penuh dan ada juga yang tidak. Kekurangan cahaya matahari akan mengganggu proses fotosintesis dan pertumbuhan, meskipun kebutuhan cahaya tergantung pada jenis tumbuhan.

Tujuan Percobaan :

  • Untuk mengetahui efek atau pengaruh pada pertumbuhan dan perkembangan tanaman kacang hijau yang diberikan beberapa perlakuan berbeda.

Data Percobaan :

– Perlakuan di tempat terbuka dan langsung terkena matahari

– Perlakuan di tempat gelap

– Perlakuan di tempat teduh

– Perlakuan terkena cahaya matahari dari satu arah

– Perlakuan terkena cahaya matahari dari dua arah

Analisa Data :

Berdasarkan tabel data pengamatan pertumbuhan kacang hijau dengan perlakuan di tempat terbuka dan langsung terkena matahari, rata-rata pertumbuhan setiap minggunya secara berturut adalah 2.6 cm, 14.32 cm, dan 18.42 cm setelah itu tanaman mati. Pertumbuhan ini dapat dibilang sebagai pertumbuhan normal yang memiliki rata rata pertumbuhan sangat cepat dari minggu pertama ke minggu kedua. Karena intensitas cahaya yang didapat mencukupi tanaman untuk berfotosintesis maka pertumbuhan berjalan normaL.

Berdasarkan tabel data pengamatan pertumbuhan benih kacang hijau dengan perlakuan di tempat gelap, rata-rata pertumbuhan setiap minggunya secara berturut adalah 31,8 cm dan 37,2 cm setelah itu tanaman mati. Pertumbuhan ini adalah pertumbuhan yang paling cepat dibanding dengan pertumbuhan perlakuan yang lainya, hal itu dikarenakan kerja dari hormone auksin yang memicu pertumbuhan batang, hormone auksin akan rusak jika terkena cahaya matahari, sehingga dengan di tempat gelap hormon auksin bekerja berlebihan dan menyebabkan pertumbuhan tanaman kacang hijau lebih cepat, namun tumbuhan akan tampak pucat dan memiliki waktu hidup yang lebih singkat.

Berdasarkan tabel data pengamatan pertumbuhan kacang hijau dengan perlakuan di tempat teduh, rata-rata pertumbuhan setiap minggunya secara berturut adalah 0.6 cm, 7.8 cm, 1.93 cm, dan 13.73 cm setelah itu tanaman mati. Pertumbuhan ini adalah pertumbuhan yang baik karena tanaman kacang hijau dapat hidup dalam waktu yang lama, namun ada rata rata pertumbuhan yang tidak stabil di minggu ke 3. Hal itu dapat disebabkan karena tanaman kurang mendapat cahaya matahari sehingga kesulitan dalam berfotosintesis.

Berdasarkan tabel data pengamatan pertumbuhan kacang hijau dengan perlakuan terkena cahaya matahari dari satu arah, rata-rata pertumbuhan setiap minggunya secara berturut adalah 3.74 cm, 4.24 cm, dan 10.54 cm setelah itu tanaman mati. Tinggi kacang hijau terlihat pendek karena tanaman melengkung pada sumber cahaya matahari. Pelengkungan itu disebabkan oleh adanya hormon auksin yang aktif di sebagian batang karena terkena sinar matahari sehingga terjadilah peristiwa fototropisme atau pembengkokan tanaman menuju cahaya matahari.

Berdasarkan tabel data pengamatan pertumbuhan kacang hijau dengan perlakuan terkena cahaya matahari dari dua arah, rata-rata pertumbuhan setiap minggunya secara berturut adalah  12,4 cm dan 25,2 cm. Pertumbuhan yang terjadi pada tanaman kacang hijau dengan perlakuan ini terlihat cukup normal dikarenakan memiliki dua arah lubang cahaya, sehingga pertumbuhan tidak melengkung ke satu arah seperti tanaman kacang hijau dengan perlakuan terkena cahaya matahari dari satu arah. Percobaan ini memiliki beberapa faktor yang tidak tentu, mulai dari intensitas cahaya hingga arah cahaya.

Kesimpulan :

Dari percobaan yang telah dilakukan, dapat ditarik kesimpulan bahwa pertumbuhan dan perkembangan tanaman dipengaruhi oleh banyak faktor. Faktor yang mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tanaman dapat dibedakan menjadi dua, yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Kedua faktor ini memiliki peran masing-masing dalam proses pertumbuhan dan perkembangan tanaman. Faktor internal dipengaruhi oleh gen dan hormon, sedangkan faktor eksternal dipengaruhi oleh cahaya matahari, nutrisi, air dan kelembaban, suhu dan tanah.

Dalam pencobaan ini dapat disimpulkan bahwa kacang hijau dapat tumbuh dengan baik di tempat dengan sinar matahari yang cukup. Di tempat gelap, tanaman kacang hijau akan bertumbuh dengan cepat karena kerja dari hormon auksin yang rusak bila terkena cahaya. Namun tanaman terlihat pucat dan lebih cepat mati daripada perlakuan lain. Tumbuhan dengan perlakuan tempat teduh bisa bertumbuh dengan cukup baik, namun pertumbuhannya tidak secepat perlakuan terbuka karena kekurangan sinar matahari. Tumbuhan perlakuan cahaya dari satu arah mengalami pertumbuhan dengan batang melengkung disebabkan ada hormon auksin yang aktif di sebagian batang karena trkane sinar matahari sehingga terjadi fototropisme. Tumbuhan dengan perlakuan terkena cahaya matahari dua arah tumbuh dengan perkembangan yang normal dengan rata rata pertumbuhan yang tak jauh berbeda dengan. Beberapa faktor juga dapat mempengaruhi pertumbuhan tanaman, seperti volume biji, kualitas biji, dll.

Daftar Pustaka