BPKK : Privilege Penerima Beasiswa

Oleh : Lortha GB. Mahanani

Jika mendengar kata “menerima beasiswa”, apa yang terlintas di dalam pemikiran kita?? Di sekolah Krista Mitra, menerima beasiswa dapat dikatakan menerima privilege/hak istimewa. Beasiswa di SMP dan SMA Krista Mitra saat ini berupa dukungan dana SPP (Sumbangan Pembinaan Pendidikan) bulanan. Beasiswa ini berasal dari GKI Beringin, dari YPKKM ( Yayasan Pendidikan Kristen Krista Mitra) dan juga dari perseorangan baik dari alumni, orangtua siswa atau mereka yang terbeban membantu yang diberikan melalui “pintu yayasan” .

Krista Mitra tidak hanya memberikan dukungan secara keuangan, tetapi murid-murid yang menerima beasiswa juga menerima:

  1. Perhatian di dalam pertumbuhan iman kekristenannya. Dikoordinir oleh BPKK ( Bidang Pembinaan Kerohanian dan Kepribadian), yang di lapangan dikerjakan oleh Tim BK sekolah, mereka mengikuti pembinaan rohani yang berisi pengajaran terkait dengan core value Krista Mitra yaitu ; dicipleship, stewardship dan service. Di adakan sebulan sekali, sebisanya kami pisahkan murid SMP dan SMA supaya lebih mengena. Pembinaan ini diberikan oleh hamba-hamba Tuhan GKI Beringin, Manajer Eksekutif, dan juga Tim Bimbingan Konseling sekolah. Pembinaan rohani ini juga diikuti oleh pengurus OSIS. Pengurus OSIS selain melayani sesama rekan di unit masing-masing, mereka juga dilayani secara spiritualitas melalui acara ini.
  2. Perhatian di dalam pertumbuhan karakternya. Kehadiran mereka di dalam pembinaan akan menjadi catatan karakter. Jika “males-malesan” kami akan memfollow up dengan pendekatan pribadi, mengingatkan, menegur dengan kasih untuk lebih bersemangat. Demikian juga di dalam proses pendidikan karakter di dalam serta di luar sekolah, sikap perilaku mereka diperhatikan oleh para guru.
  3. Tak kalah penting, perhatian di bidang akademik. Sekolah mendorong untuk serius dengan pembelajaran dan mengupayakan hasil yang maksimal.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Melalui itu semua, sekolah rindu untuk para penerima beasiswa ini belajar bersyukur atas berkat yang Tuhan berikan,  dengan sungguh-sungguh memperhatikan relasi pribadinya dengan Tuhan di masa remaja ini, serta peduli dengan pertumbuhan iman pribadinya.