Sekolah Krista Mitra secara serentak bersama mendoakan pendidikan yang berlandaskan iman dan karakter pada hari Sekolah Kristen Indonesia. Pada hari Senin, 19 Januari 2026 menjadi momen penting bagi seluruh Sekolah Kristen di Indonesia. Seluruh guru, siswa, serta tenaga kependidikan secara serentak menaikkan doa bagi dunia pendidikan Kristen di tanah air termasuk di Sekolah Kristen Krista Mitra Semarang. Hari Sekolah Kristen Indonesia bukan sekadar peringatan seremonial, melainkan sebuah momentum rohani untuk merefleksikan panggilan pendidikan Kristen dalam membentuk generasi yang beriman, berkarakter, dan berdampak bagi bangsa.
Melalui doa bersama yang dilakukan secara serentak, sekolah-sekolah Kristen dipersatukan dalam satu semangat iman, bahwa pendidikan bukan hanya tentang transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga tentang pembentukan manusia seutuhnya sesuai dengan nilai-nilai Kristiani.
Doa serentak dilakukan pada saat apel pagi hari Senin, 19 Januari 2026 dipimpin oleh siswi SMA Krista Mitra bernama Richella Margaret Tjandra Kelas X-1 memiliki makna spiritual yang mendalam. Dalam kebersamaan doa, seluruh Sekolah Kristen Indonesia dipersatukan melampaui perbedaan wilayah, denominasi, dan latar belakang. Doa menjadi simbol penyerahan total kepada Tuhan, bahwa masa depan pendidikan, generasi muda, dan bangsa Indonesia berada dalam penyertaan-Nya. Melalui doa, sekolah Kristen diajak untuk terus setia menjalankan panggilannya di tengah tantangan globalisasi, perkembangan teknologi, serta perubahan nilai-nilai kehidupan.
Yulius Prihartanto, S.Pd.
Guru Bahasa Indonesia




