LIVE IN DUSUN NALEN, KABUPATEN SEMARANG

Apa itu live in?

Live in adalah program pembelajaran pengalaman langsung di mana siswa tinggal bersama masyarakat di daerah pedesaan untuk jangka waktu tertentu. SMA Krista Mitra mengadakan kegiatan live in pada Jumat – Minggu, 13-15 Juni 2025 di Dusun Nalen, Watuagung, Kabupaten Semarang. 

Dalam kegiatan live in di SMA Krista Mitra, bertitik tolak dari situasi zaman yang makin berkembang ke arah yang lebih kompleks dan sulit, baik dilihat dari segi ekonomi maupun sosial yang menjadikan banyak orang hanyut ke dalam ketidaksadaran akan potensi diri, mudah jatuh stress, bertindak emosional, individualistis, dan cenderung egois. Oleh karena itu, penentuan lokasi live in pun dipilih lokasi yang sungguh-sungguh tepat untuk tempat belajar hidup bagi anak. Selain itu, berkaitan dengan penempatan, satu rumah/kepala keluarga akan ditempati 1 sampai 5 siswa. Hal ini dimaksudkan agar siswa benar-benar menyatu dalam irama kehidupan keluarga tersebut.

Kegiatan yang dilakukan oleh setiap siswa adalah berpartisipasi dalam kegiatan sehari-hari masyarakat, seperti bertani, berkebun, atau kegiatan sosial lainnya, sehingga mereka dapat memahami, menghargai, dan mengalami secara langsung budaya, nilai-nilai, dan kehidupan masyarakat setempat.  Selain itu siswa juga mengikuti kegiatan Home Industry yang dilakukan oleh warga disana. Tujuannya agar siswa memiliki ketrampilan lain yang didapat selain kehidupan disana, diantaranya perkebunan jeruk, perkebunan jambu, jamur, peternakan kambing, peternakan sapi, budidaya ikan, dan jamu. Pada saat malam harinya setiap siswa akan mengikuti Ibadah bersama dengan warga dan pemuda di GKJ Nalen.

Pada hari minggu di hari terkahir, GKJ Nalen bekerja sama dengan departemen misi GKI Beringin mengadakan pengobatan dan potong rambut gratis. Setiap siswa diminta untuk membantu dalam kegiatan ini. Bersyukur banyak jemaat GKJ Nalen dan warga yang mau datang untuk ikut pengobatan dan potong rambut gratis. Harapannya dengan kegiatan ini setiap warga yang sakit dapat sembuh dan siswa dapat belajar melayani jemaat GKJ Nalen dan warga sekitar.

By Sandy Argita, S.Pd.
KRISMIT EDUCATOR