
Wisma Syallom, 22-23 Mei 2026
Retreat merupakan salah satu program kegiatan yang secara berkesinambungan dilakukan bagi siswa SMP dan SMA Krista Mitra. Kegiatan ini biasanya dilakukan di luar lingkungan sekolah dengan tujuan untuk memberikan penyegaran rohani, membangun karakter yang baik pada setiap peserta, dan tentu saja memiliki hubungan yang baik dengan Tuhan Yesus. Melalui retreat, para siswa tidak hanya mendapatkan pengalaman baru, tetapi juga belajar memahami diri sendiri dan orang lain. Retreat pengutusan kelas IX diikuti oleh seluruh siswa kelas IX dengan didampingi wali kelas, waka kesiswaan, guru Bimbingan Konseling (BK) dan penanggung jawab kerohanian di sekolah.
Tempat yang dipilih untuk melaksanakan retreat kali ini adalah Rumah Retreat Wisma Syallom- Bandungan. Sedangkan tema besar yang diambil adalah “Journey of Hope, Facing Your Giant”. Pembicara yang dihadirkan adalah Pdt Didik Yulianto dari GKJ Semarang Barat, Ibu Mariati Budiraharja, Ibu Lorta Gebyar Mahanani, dan Winardi Putra Pratama. Retreat dilaksanakan pada hari Jumat dan Sabtu tanggal 22 dan 23 Mei 2026. Dalam kegiatan retreat ini siswa mengikuti berbagai acara seperti ibadah, permainan kelompok, diskusi, renungan, dan kegiatan kebersamaan lainnya. Semua kegiatan tersebut dirancang agar siswa dapat belajar bekerja sama, saling menghargai, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab. Selain itu, suasana di rumah retreat yang berbeda dari kegiatan belajar di kelas membuat para siswa merasa lebih santai dan nyaman.
Pada ibadah pembukaan yang mempunyai tema “Eben Haezer”, anak-anak diajarkan bahwa Allah telah menyertai kehidupan mereka di masa lalu dan akan tetap menyertai mereka di masa yang akan datang, memberikan kekuatan terutama dalam menghadapi kehidupan di masa-masa SMA nanti. Demikian juga, dengan materi tentang Christ Centered, Facing Your Giant: Perseverance and Resilience, Panggilan Hidup, Rencana Tuhan Dalam Hidupku serta Pengutusan: New Journey, No Worries, diharapkan siswa-siswa kelas IX semakin berani dan mantap dalam menghadapi tantangan di masa depan. Ditambah lagi dengan membuat Path of Life selama mereka sekolah di SMP dan sesi sharing kesaksian masa belajar mereka dari kelas VII sampai kelas IX akan semakin mempererat hubungan antarteman yang telah terjalin selama ini. Akhirnya semoga dengan kegiatan retreat yang penuh makna ini, dapat menjadi sarana pembentukan karakter, pengembangan spiritual, dan penguatan persahabatan antar anak-anak kelas IX ini. Terima kasih. God Bless You.


