Apel Pagi memperingati Hari Sekolah Kristen Indonesia: Menumbuhkan Karakter dan Semangat Pelayanan

Dalam rangka memperingati Hari Sekolah Kristen Indonesia (HSKI) , pada hari Senin 19 Januari 2026 seluruh warga SMP-SMA Krista Mitra melaksanakan kegiatan apel pagi yang berlangsung dengan khidmat dan penuh makna. Apel ini diikuti oleh segenap siswa, guru, tenaga administrasi, serta manajer eksekutif sekolah sebagai wujud kebersamaan dan komitmen dalam dunia pendidikan Kristen.

Bertindak sebagai pembina apel untuk SMP adalah ibu Theresia Srihartati, S.Pd , sedangkan untuk SMA adalah ibu Tri Wahyu Sulistiyani, S.Pd.

Dalam amanatnya ibu Theresia menekankan pentingnya pembentukan karakter dalam pendidikan Kristen. Disampaikan bahwa kecerdasan akademik harus berjalan seiring dengan pertumbuhan karakter yang berlandaskan nilai-nilai Kristiani. Secara khusus, para siswa diingatkan untuk membiasakan diri mengucapkan tiga kata sederhana namun sangat bermakna: tolong ketika meminta pertolongan, terima kasih ketika menerima bantuan, dan maaf ketika melakukan kesalahan. Kebiasaan ini menjadi cerminan kerendahan hati, rasa hormat, dan kasih dalam kehidupan sehari-hari.

Amanat tersebut mengingatkan kembali bahwa pendidikan Kristen tidak hanya membentuk siswa yang pintar, tetapi juga pribadi yang berkarakter, beretika, dan siap menjadi berkat bagi sesama. Sejalan dengan firman Tuhan, “Didiklah orang muda menurut jalan yang patut baginya, maka pada masa tuanya pun ia tidak akan menyimpang dari pada jalan itu” (Amsal 22:6).

Rangkaian apel pagi dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh bapak Christian Yulianto, S.Pd. yang merupakan wakil kepala SMP Krista Mitra bidang akademik. Dalam doa tersebut dipanjatkan ucapan syukur atas penyertaan Tuhan bagi bangsa Indonesia dan bagi keberadaan sekolah-sekolah Kristen di tanah air. Dengan penuh harapan memohon agar sekolah Kristen di seluruh Indonesia sungguh menjadi ladang pelayanan dalam menjalankan Amanat Agung, serta memohon pertolongan Tuhan bagi para guru agar senantiasa dapat menjadi teladan dalam perkataan, sikap, dan perbuatan.

Selain itu, didoakan pula agar Tuhan menolong dalam membentuk para siswa menjadi generasi yang berkualitas, berdampak positif bagi masyarakat, serta memiliki karakter kristiani yang kuat. Harapan besar disematkan agar melalui pendidikan Kristen, lahir pemimpin-pemimpin masa depan yang takut akan Tuhan dan mengasihi sesama.

Kegiatan apel pagi ini menjadi momentum reflektif bagi seluruh warga sekolah untuk kembali meneguhkan panggilan dalam dunia pendidikan Kristen. Peringatan Hari Sekolah Kristen Indonesia bukan sekadar perayaan, tetapi pengingat akan tanggung jawab besar untuk mendidik generasi yang beriman, berkarakter, dan siap melayani.